Pada umumnya polisi adalah suatu lembaga yang bertugas untuk menjaga keamanan suatu negara atau daerah. Namun apa jadinya bila polisi yang selalu di banggakan oleh bangsa, terlibat dalam kasus suap menyuap (korupsi). Sudah barang tentu hal ini akan menjadi noda yang tak enak dimasyarakat. Apalagi sekarang, di Indonesia sedang hangat-hangatnya masalah mengenai perang dingin antara KPK (komisi pemberantasan Korupsi) dengan Polri (Polisi Republik Indonesia). Nah terlepas dari itu semua, ternyata bukan hanya negara kita saja yang memiliki masalah korupsi dalam kepolisian, ternyata di berbagai negara lain pun, masalah korupsi di lingkungan polisi marak terjadi, bahkan telah dikenal di seluruh dunia. Lantas polisi negara mana saja yang terlibat dalam kasus Korupsi, berikut ulasannya..

10 Polisi Negara Yang Terlibat dalam Kasus Korupsi :
1. Polisi Negara Haiti
Polisi Negara Haiti terkenal sebagai kesatuan polisi yang paling korup di dunia. dalam beberapa tahun terakhir, Kepolisian Nasional Haiti telah melanggar berbagai hak asasi manusia dan merusak berbagai undang-undang, seperti perdagangan narkoba, penculikan, bahkan pemukulan terhadap warga. Budaya buruk yang di perlihatkan polisi akhirnya memengaruhi masyarakat yang tak lagi percaya akan kekuatan polisi. Meski begitu, angka pelanggaran oleh polisi sempat menurun saat terjadi gempa tahun 2010 lalu.
2. Polisi Negara Meksiko
Kepolisian Meksiko menjadi salah satu kesatuan polisi paling korup di dunia. Karena gaji yang rendah, polisi-polisi di negara tersebut memilih untuk menyuap para pelaku kriminal dan bahkan memeras turis! Polisi Meksiko juga bekerja dengan kartel narkoba untuk melindungi mereka. Kepolisian Meksiko acap mengabaikan kejahatan yang dilaporkan kepada mereka, atau bahkan memenjarakan warga yang tidak bersalah untuk menutupi kebusukan mereka. Belum ada tindak lanjut dari pemerintah atas citra buruk polisi di negara ini.
3. Polisi Negara Kenya
Kenya merupakan negara afrika yang Polisinya banyak terlibat dalam kasus suap menyuap (korupsi). Bahkan Organisasi Transparency International mengeluarkan pernyataan bahwa 92 % warga Kenya menyuap polisi untuk mempermudah urusan mereka. Mereka menyuap polisi untuk berbagai akses layanan, seperti pendidikan, pendaftaran, izin, dan lainnya. Polisi Kenya bahkan menargetkan pengungsi Somalia yang melintasi perbatasan untuk diperas, dirampok, atau diperkosa.
4. Polisi Negara Uzbekistan
Polisi di Negara Uzbekistan mempunyai sejarah yang panjang dalam kasus korupsi. Polisi Uzbekistan telah dikenal karena sering menahan warga untuk diperas dan mengambil hak asasi mereka. Suap dilakukan di berbagai bidang, catatan sipil, lembaga pendidikan, lalu lintas, dan lainnya. Hal ini menjadikan untuk meminta perlindungan kepada polisi di Uzbekistan tidak pernah gratis. Harus selalu harga yang dibayarkan kepada polisi di negara sana.
5. Polisi Negara Burma
Burma diperintah oleh rezim militer yang sangat otoriter. Pemerintah mengontrol langsung kepolisian dan masyarakat. Tak heran, korupsi menjadi hal yang lumrah di Birma. Bahkan di tubuh para penegak hukum sendiri! Kepolisian Burma dikenal karena acap memeras uang dari warga sipil.
6. Polisi Negara Iraq
Kepolisian Iraq memiliki sejarah panjang dalam kasus korupsi. Mereka berpartisipasi dalam penculikan, penyuapan, pembayaran uang tebusan. Uniknya, mereka menggunakannya untuk mendanai berbagai kegiatan mereka sendiri, seperti menangkal upaya terorisme.
7. Polisi Negara Somalia
Negara yang terus-terusan berperang ini menghadapi banyak masalah dan membuat rakyat sipil menderita. Polisi Somalia dikenal tidak efektif dan tak berpihak pada rakyat. Gaji yang rendah, membuat banyak polisi Somalia yang mencuri, memeras, menyuap, bahkan melecehkan warga untuk mendapatkan uang. Mereka juga punya sejarah aksi yang brutal dan sering mengabaikan kekerasan sosial.
8.Polisi Negara Afghanistan
Polisi Afghanistan telah dikenal karena kebiasaan mereka memeras warga. Polisi juga menerima suap dari warga yang ingin menghindar dari penangkapan atau keluar dari penjara. Meski upaya-upaya dari dunia internasional telah dilakukan, namun hal ini tidak cukup untuk membabat habis kebiasaan korupsi di tubuh kepolisian.
9. Polisi Negara Sudan
Tak hanya memiliki pemimpin yang didakwa atas kejahatan perang dan genosida, rakyat di negeri ini menderita dengan kepolisian mereka yang korup. Polisi Sudan terkenal sering memeras warga untuk menambah penghasilan. Polisi jarang mengajukan laporan atau menyelidiki kejahatan. Polisi bahkan sering menggunakan kekerasan atau penculikan terhadap orang-orang yang mengkritisi kepolisian.
10. Polisi Negara Rusia
Pemerintah Rusia tak asing dengan korupsi, terutama dalam tubuh kepolisian mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, fakta menunjukkan korupsi dan kejahatan yang dilakukan polisi Rusia cukup tinggi. Saking brutalnya, polisi sering menangkap warga yang tak bersalah dan baru melepas mereka setelah diberikan suap. Hal ini mereka lakukan untuk menambah pemasukan mereka.
Apakah Indonesia Termasuk ?
Tak perlu dijawab juga, anda semua pastilah sangat tahu benar dengan apa yang terjadi di kepolisian indonesia. Tapi tenang kawan, tak semua polisi indonesia memiliki sifat yang haus akan harta, ada juga polisi yang merakyat, dan mengabdikan segala hidupnya hanya untuk rakyat. Kita doakan saja, semoga polisi Indonesia menjadi polisi yang benar-benar peduli terhadap rakyat bukan hanya peduli pada perut gendutnya saja.
0 Komentar Untuk "10 Polisi Negara Terkorupsi di Dunia"
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon