Socrates, salah satu guru terbesar dalam sejarah mengatakan, “Kita tidak bisa menemukan hal yang membantu yang lebih baik untuk sifat manusia selain cinta”. Jadi mengapa tidak kita mengajar tentang cinta?
Mengapa belajar tentang cinta? Tidakkah orang tahu apa yang mereka perlu tahu secara alami? Bukankah memahami cinta adalah semacam indra keenam yang dimiliki manusia sejak dilahirkan?
Ada kemungkinan bahwa beberapa dari kita belajar apa yang kita perlu tahu tentang cinta di awal hidup kita. Ada juga sedikit penelitian saat ini yang menyiratkan biokimia manusia membuka kita secara alami untuk mengalami banyak emosi yang terkait dengan cinta.
Ada kemungkinan bahwa beberapa dari kita belajar apa yang kita perlu tahu tentang cinta di awal hidup kita. Ada juga sedikit penelitian saat ini yang menyiratkan biokimia manusia membuka kita secara alami untuk mengalami banyak emosi yang terkait dengan cinta.
Tapi, bagi kebanyakan dari kita pengalaman awal kita dengan cinta adalah seperti naik rollercoaster yang menghasilkan perasaan traumatis dan emosi yang membingungkan. Sayangnya, karena berbagai alasan, pelajaran cinta bisa sangat sulit. Kita sering terjebak dalam siklus yang sama akan kesalahpahaman, rasa sakit dan kebingungan selama bertahun-tahun. Kita bisa membuat kesalahan yang sama dalam hubungan romantis lagi dan lagi, tidak pernah cukup belajar dari pengalaman yang ada. Akhirnya, dengan sedikit keberuntungan, kebijaksanaan dan usia, kita mulai memahami apa itu cinta dan bagaimana hubungan romantis yang sehat.
Manusia mempelajari segala sesuatu termasuk apa yang mereka pahami tentang cinta dengan trial and error. Mencoba dan gagal, menerapkan apa yang dipelajari dan coba lagi dan akhirnya urutan ini mengarah pada pemahaman. Satu-satunya variabel yang nyata adalah panjangnya urutan. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk belajar dari pengalaman ?
Di sinilah nilai pendidikan dan pengajaran berperan. Seorang guru dan strategi pendidikan yang baik yang diterapkan dengan benar dapat membuat waktu dan upaya yang diperlukan untuk belajar lebih singkat dan jauh lebih mudah. Cinta adalah inti dari pengalaman emosional kita yang paling penting dan diinginkan. Tapi, tidak ada sekolah atau kelas formal untuk belajar tentang cinta. Kita meninggalkan pelajaran tentang pengalaman manusia yang paling penting yaitu cinta, dan menggantinya dengan kebingungan, frustrasi, rasa sakit dan kesulitan yang menjadi akibatnya.
Dasar pemahaman tentang sejarah dan fisiologi cinta bisa membantu memperjelas pengertian cinta dan mungkin menyelamatkan dari kesalahan dan sakit hati. Apa yang dipelajari dari cinta bisa menjadi penting dalam setiap keputusan dan hubungan yang dibuat selama hidup.
0 Komentar Untuk "Mengapa Tidak Belajar Tentang Cinta"
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon