Kehadiran teknologi di zaman sekarang tentunya telah membawa perubahan yang sangat besar untuk roda kehidupan. Semua orang bisa memaksimalkan waktu yang mempermudah suatu pekerjaan hanya dengan menggunakan Teknologi. Smartphone, Laptop, dan Internet adalah salah satunya, dengan adanya ketiga teknologi tersebut, segala urusan manusia akan menjadi lebih mudah dilakukan tanpa harus melakukan hal yang berat. Contohnya belanja, jika dulu sebelum ada teknologi kita kalau mau belanja, harus pergi ke tempat yang jualan (pasar atau supermarket) tapi kini setelah teknologi ada, Belanja bisa dilakukan di rumah, di WC tanpa harus bertatap muka dengan penjualnya. Hebat bukan Teknologi itu.
![]() |
| Efek negatif Teknologi Bagi Kemampuan Alami Manusia |
Tapi, teknologi juga mempunyai tapi nya, selain mendatangkan kemudahan kepada kita semua teknologi juga akan mendatangkan bencana kepada penggunanya, seperti yang akan kita bahas dibawah ini. 7 Dampak atau Efek negatif dari Perkembangan Teknologi yang dapat mengurangi kecerdasan manusia.
Berikut adalah 7 Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi saat ini :
1. Teknologi Telah Mengacaukan waktu tidur Anda
Penelitian menunjukkan cahaya biru yang dipancarkan smartphone, tablet, dan laptop, dapat menekan pelepasan melatonin dalam tubuh di malam hari. Melatonin adalah hormon utama yang membantu Anda mengatur jam internal, memberitahu tubuh waktunya tidur ketika malam tiba dan merasa mengantuk. Cahaya biru dari gadget dapat mengganggu proses tersebut, sehingga mustahil bagi Anda untuk tidur tepat waktu.
Kurang tidur sudah tentu memiliki efek negatif pada otak. Jika Anda tidur kurang dari tujuh jam tiap harinya, Anda akan merasakan dampak-dampak buruk, seperti: susah fokus saat bekerja, suasana hati yang buruk, bermasalah dengan memori, belum lagi merusak jaringan otak. Kesemuanya akan membuat Anda tidak bahagia dan perlahan-lahan menjadi bodoh.
2. Teknologi Telah Membuat perhatian Anda terbagi
Tak perlu science untuk menjawab pernyataan tersebut. Fakta nya, teknologi membuat perhatian mudah terpecah. Anda pasti sering memeriksa ponsel Anda sembari menyelesaikan pekerjaan Anda, bukan? Atau seberapa sering Anda membuka tab lain di komputer/laptop Anda yang sama sekali tak berhubungan dengan pekerjaan? Pada kenyataannya, mengerjakan beberapa tugas sekaligus tak akan membuat satu pekerjaan selesai dengan baik. Tak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan bersamaan dalam waktu yang sama.
3. Teknologi Membuat Anda tak bisa mengingat banyak hal
Memori terdiri dari dua macam: memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Informasi harus melalui memori jangka pendek untuk dapat disimpan dalam memori jangka panjang. Namun, setiap memori beristirahat dalam proses pengumpulan informasi, katakanlah mengirim email, membaca chat, memori akan menghapus informasi sebelumnya dari sebelum transfer terjadi.
Kemudian saat Anda mengetahui kalau Google dan smart phone bisa membuat pekerjaan Anda lebih mudah, Anda pun bergantung padanya. Bahkan untuk sekadar sepotong informasi yang bisa Anda simpan di memori. Karena Anda tak lagi banyak mengingat informasi, sudah tentu Anda pun lebih banyak melupakan informasi. Anda pun cenderung menjadi pelupa.
4. Tak konsentrasi dengan apa yang Anda baca
Teknologi membuat Anda tak bisa berkonsentrasi dengan bahan bacaan Anda. Katakanlah buku ataupun informasi yang Anda baca secara online di smartphone. Tulisan-tulisan berwarna-warni yang memuat link membuat otak Anda bekerja lebih keras daripada seharusnya dan hanya menyisakan sedikit tenaga untuk memproses bahan bacaan.
5. Tak bisa menentukan arah tanpa mengandalkan GPS
Orang-orang yang mengandalkan GPS dalam mencari arah memiliki aktivitas hippocampus yang lebih rendah dibanding yang tidak. Dengan kata lain, saat Anda lebih memilih menggunakan GPS, berarti Anda tak memaksimalkan kapasitas otak Anda. Sebuah penelitian di London menemukan sopit taksi memiliki hippocampus lebih berkembang dibanding pengendara yang terbiasa menggunakan GPS. Hal ini dikarenakan sopir taksi lebih terbiasa menggunakan memoris spasial mereka dibanding menggunakan GPS. Saat seseorang mengembangkan peta kognitif mengingat rute, maka ia telah mencegah masalah penyimpanan memori spasial di kemudian hari.
6. Teknologi Membuat Anda kecanduan
Menghabiskan terlalu banyak waktu di internet ternyata membuat perubahan dalam otak yang meniru ketergantungan seseorang akan obat-obatan atau alkohol. Pecandu internet, terutama gamer, memiliki materi abu-abu yang abnormal di otak mereka dan melumpuhkan daerah yang terlibat dalam pengolahan emosi, mengatur perhatian, dan pengambilan keputusan.
7. Mengacuhkan lingkungan sekitar
Teknologi membuat Anda sibuk dengan gadget dan melupakan lingkungan sekitar. Anda pun mulai antipati terhadap lingkungan, tak acuh terhadap orang lain, bahkan nilai kemanusiaan Anda pun menurun karena terlalu sibuk dengan teknologi. Tak heran, teknologi disebut-sebut sebagai pemicu buruknya hubungan antara keluarga, teman, pasangan, bahkan lingkungan.
Memang Teknologi ada sebagai wujud impelentasi dari ilmu pengetahuan yang terus berkembang, namun ada kalanya kesadaran dan juga pemahaman kita akan pentingnya batasan untuk penggunaan Teknologi secara terus menerus. Ingat terlalu sering kita menggunakan Teknologi, kita tidak bisa apa-apa, kita hanya bisa menjadi budak dari Teknologi jika kita tidak pernah berpikir untuk membatasi pergerakan teknologi.
Gunakan seperlunya, dan jangan terlalu bergantung pada Teknologi..
sumber: dedot

0 Komentar Untuk "Efek Negatif Dari Perkembangan Teknologi"
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon